Categories
Uncategorized

Larangan Haji dan Umroh yang Wajib Diketahui

Sama halnya seperti ibadah lainnya, ibadah haji dan umroh juga memiliki aturan dan ketentuan yang wajib dipatuhi. Semua ketentuan ini ditujukan supaya pelaksanaan ibadah bisa lancar, aman, khusyuk dan menjadi ibadah yang mabrur.

Adanya aturan dan ketentuan menandakan pula adanya larangan dalam sebuah ibadah. Ada hal-hal yang harus dilakukan berarti juga ada hal-hal yang dilarang untuk dilakukan. Setiap calon jamaah haji dan umroh wajib mengetahui setiap larangan haji dan umroh agar terhindar dari mengerjakannya saat ibadah berlangsung.

Larangan Haji dan Umroh untuk Calon Jamaah

Larangan adalah sesuatu hal yang tidak boleh dilakukan dan harus dihindari saat melakukan sebuah ibadah. Jika larangan dikerjakan, maka ibadah bisa dianggap tidak sah dan pelakunya harus mendapatkan hukuman.

Dalam ibadah haji dan umroh, ada beberapa larangan yang tidak boleh dilakukan dan semua jamaah harus mematuhinya terlepas ada atau tidaknya pihak lain yang mengawasi.

Berikut ini adalah beberapa larangan haji dan umroh yang wajib diketahui oleh setiap jamaah. Diantaranya adalah :

  1. Larangan untuk Jamaah Laki-laki
  2. Pakaian yang harus dipergunakan dalam melaksanakan ibadah ini disebut dengan pakaian ihram. Pakaian ihram berbentuk dua lembar kain putih lebar yang tidak dijahit.

Jamaah laki-laki sangat dilarang mengenakan pakaian lain selain pakaian ihram. Walaupun itu adalah pakaian dalam seperti kaos atau celana dalam. Memakai pakaian yang dijahit dan menampilkan lekuk tubuh adalah salah satu larangan haji dan umroh.

  • Ketika sedang mengenakan pakaian ihram, jamaah dilarang mengenakan jenis pakaian lainnya atau sesuatu yang menutupi bagian tubuh. Contohnya adalah seperti alas kaki, topi dan sebagainya.
  • Larangan untuk Jamaah Perempuan
  • Pakaian yang harus dikenakan oleh jamaah perempuan adalah pakaian yang menutup seluruh aurat dan longgar. Pakaian ini biasanya juga akan dikenakan langsung untuk beibadah shalat.

Larangan untuk jamaah perempuan adalah mengenakan sarung tangan yang akan menutupi telapak tangan. Bagian ini harus ditampakkan karena bukan merupakan aurat.

  • Bagian lain yang tidak boleh tertutup adalah wajah. Meskipun banyak perempuan di Arab Saudi yang mengenakan cadar, namun ketika melaksanakan ibadah haji dan  umroh, hal ini tidak diperkenankan. Jadi, wajah harus nampak dan terbuka.
  • Larangan Lain-lain
  • Jamaah yang telah menggunakan pakaian ihram, sangat dilarang menggunakan parfum. Namun jika parfum telah dipergunakan sebelum Anda mengenakan pakaian ihram, Anda tidak diwajibkan menghapusnya. Selain parfum, jamaah juga tidak diperbolehkan menggunakan minyak rambut.
  • Selama mengenakan pakaian ihram, jamaah juga tidak diijinkan untuk mencabut bulu dan memotong kuku. Lakukan pemotongan kuku sebelum Anda berangkat ke tanah suci atau satu minggu sebelumnya.
  • Jamaah juga dilarang untuk berburu saat sedang mengenakan pakaian ihram
  • Jamaah tidak diperkenankan merusak, menyayat, mengukir, memotong apalagi sampai mencabut tanaman. Hal ini masuk dalam larangan haji dan umroh yang harus diketahui oleh calon jamaah haji.
  • Jamaah tidak diperbolehkan melakukan berbagai kegiatan seperti berikut ini yaitu melamar, menikah atau bersaksi untuk pernikahan orang lain. Hal ini tidak boleh dilakukan selama mengenakan pakaian ihram.
  • Jamaah dilarang melakukan hubungan suami istri ataupun bercumbu saat memakai pakaian ihram.
  • Pastikan Anda tidak menggunakan kata-kata yang kotor, kasar, mencaci, menghina dan semacamnya. Hal ini juga termasuk dalam larangan haji dan umroh.

Itulah beberapa larangan haji dan umroh yang wajib diketahui dan dipelajari oleh semua calon jamaah. Sejak jauh-jauh hari, setiap calon jamaah wajib mempelajari dan mengetahui hal ini supaya pelaksanaan ibadah haji atau umroh bisa lancar. Sumber: Hayatuntour.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *